Makna yang Menggerakkan

Makna yang Menggerakkan


Dalam “Neuro Semantics”, aku belajar bahwa hidup tidak selalu digerakkan oleh kejadian, melainkan oleh makna yang kusematkan pada kejadian tersebut. Setiap kejadian sejatinya netral, namun yang memberi arah adalah caraku menafsirkannya.

Aku menyadari bahwa makna bisa sungguh-sungguh aku pahami di akhir peristiwa. Dan cara memandang makna itulah yang menentukan kualitas langkah-langkahku berikutnya. Makna yang kurang tepat bisa “memanjakanku”, sementara makna yang tepat bisa menjadi cahaya penunjuk jalanku.

Lalu bagaimana cara kita tau makna itu tepat atau tidak?
hihi.. sebentar, aku tanya mentorku dulu ya.

Mentorku pernah bilang,

“Le.. Memberi makna positif pada setiap gerakan yang kamu lakukan sejatinya sama dengan memberi makna pada hidup itu sendiri. Di situlah kamu belajar untuk benar-benar hadir. Saat gagal, kamu belajar memaknainya sebagai proses belajar, tanda bahwa pemahamanmu sedang dinaikkan levelnya. Sedangkan saat (sedang) berhasil, Maknai sebagai ujian kebaikan: apakah kamu tetap rendah hati, atau justru terlena?”

Tahun 2025, aku diuji di bagian itu.

Jujur. aku sempat jatuh lagi kemarin. itu terjadi karena kebodohanku serta makna yang kuambil saat itu belum selesai kuolah dengan baik. Aku terburu-buru memutuskan. Aku bergerak, tapi tidak sepenuhnya sadar.

Perlahan, aku mulai membenahi energiku. Menata ulang spiritualku, sekaligus mengasah akal sebagai cara berpikir dalam mengambil keputusan. Aku mulai memahami bahwa intelektual (akal) adalah wadahnya, emosional adalah (rasa) yang mengisinya, dan spiritual (makna) adalah after taste yang dirasakan setelah semuanya dijalani.

Dari situ aku belajar untuk lebih berakal dalam setiap keputusan dan berusaha untuk menetralkan emosiku. Tujuannya agar makna yang kuambil bisa menenangkanku, bukan membutakanku.

Tahun ini aku belajar mengambil makna.
Makna yang kadang menguatkan, kadang melemahkan,
namun selalu mengingatkanku bahwa aku sedang bertumbuh, belajar selalu sadar dan terus hadir
di setiap fase.

Doakan perjalananku di tahun ini ya, semoga prosesku selalu berakal saat melangkah, dan setia memaknai setiap proses yang kujalani.

Husayn Kamal
18 Januari 2026
#2025 #HBOIM


Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGKAR 2018-KEMPING

Pulau Sampah di Lautan Pasifik

tentang husayn ngaji